
Radiator adalah alat penukar panas yang digunakan untuk mentransfer energi panas dari satu media ke media lain untuk tujuan pendinginan dan pemanasan. Mayoritas radiator dibuat untuk berfungsi di mobil, gedung, dan elektronik.
Radiator selalu menjadi sumber panas bagi lingkungannya, meskipun hal ini mungkin untuk tujuan memanaskan lingkungan, atau untuk mendinginkan cairan atau cairan pendingin yang disuplai ke dalamnya, seperti untuk pendinginan mesin otomotif dan menara pendingin kering HVAC. Terlepas dari namanya, sebagian besar radiator mentransfer sebagian besar panasnya melalui konveksi, bukan radiasi termal.
Hypocaust Romawi adalah contoh awal dari jenis radiator untuk pemanas ruangan gedung. Franz San Galli, seorang pengusaha Rusia kelahiran Prusia yang tinggal di St. Petersburg, dianggap sebagai penemu radiator pemanas sekitar tahun 1855,[1][2] setelah menerima paten radiator pada tahun 1857,[3] tetapi Joseph Nason dan Scot Rory Gregor dari Amerika mengembangkan radiator primitif pada tahun 1841[4] dan menerima sejumlah paten AS untuk pemanas air panas dan uap.[4]
Perpindahan panas dari radiator terjadi melalui dua mekanisme: radiasi termal dan konveksi ke aliran udara atau cairan. Konduksi biasanya bukan merupakan sumber utama perpindahan panas pada radiator. Radiator bahkan dapat memindahkan panas melalui perubahan fasa, misalnya mengeringkan sepasang kaus kaki. Dalam praktiknya, istilah "radiator" mengacu pada salah satu dari sejumlah perangkat di mana cairan bersirkulasi melalui pipa terbuka (seringkali dengan sirip atau cara lain untuk menambah luas permukaan). Istilah "konvektor" mengacu pada kelas perangkat yang sumber panasnya tidak terkena paparan langsung.
Untuk meningkatkan luas permukaan yang tersedia untuk pertukaran panas dengan lingkungan sekitar, radiator akan memiliki banyak sirip, yang bersentuhan dengan tabung yang membawa cairan yang dipompa melalui radiator. Udara (atau cairan luar lainnya) yang bersentuhan dengan sirip mengeluarkan panas. Jika aliran udara terhambat oleh kotoran atau kerusakan pada sirip, bagian radiator tersebut tidak efektif dalam perpindahan panas.
Artikel utama: Radiator (pemanas)Radiator biasa digunakan untuk memanaskan bangunan di benua Eropa. Dalam sistem pemanas sentral radiasi, air panas atau terkadang uap dihasilkan di ketel pusat dan diedarkan melalui pompa melalui radiator di dalam gedung, di mana panas ini ditransfer ke lingkungan sekitar.
Di beberapa negara, radiator portabel biasa digunakan untuk memanaskan satu ruangan, sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan pemanas ruangan dan pemanas kipas.
Artikel utama: Menara pendinginRadiator digunakan di menara pendingin kering dan menara pendingin loop tertutup untuk mendinginkan bangunan menggunakan pendingin berpendingin cairan untuk pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC) sekaligus menjaga agar cairan pendingin pendingin tetap terisolasi dari lingkungan.