
1. Siapkan Area Kerja Anda
Sebelum Anda mempelajari cara menggunakan penghenti kebocoran radiator, Anda perlu mencari sumber kebocorannya. Ada banyak area radiator Anda yang mungkin retak, sehingga perlu waktu lama untuk menemukan kebocorannya.
Parkirkan kendaraan Anda dan tunggu hingga mesin benar-benar dingin. Buka kap mesin dan tunggu hingga beberapa jam sebelum mesin benar-benar dingin. Radiator adalah sistem bertekanan, jadi berhati-hatilah sebelum membuka sistem atau bekerja di ruang mesin.
Gunakan perlengkapan keselamatan untuk memastikan rutinitas perawatan yang aman. Kacamata pengaman dan sarung tangan direkomendasikan untuk pemeriksaan dan perbaikan yang aman. Untuk mengetahui adanya kebocoran, sebaiknya bersihkan radiator dan komponen di sekitarnya terlebih dahulu. Gunakan selang untuk membersihkan radiator Anda. Hindari menyeka bagian mana pun dari radiator karena dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada sirip pendingin radiator yang rapuh.
Setelah radiator Anda bersih, periksa apakah ada tanda-tanda retak atau bocor. Pemeriksaan visual pada sebagian besar radiator mungkin sulit karena biasanya terletak di belakang kondensor AC Anda dan sebagian ditutupi oleh selubung kipas. Sebisa mungkin, periksa radiator, tangki akhir, reservoir, dan pipa di sekitarnya. Jika Anda tidak segera melihat adanya kebocoran, hidupkan mesin Anda dan periksa kompartemen mesin Anda.2. Menemukan Sumber Kebocoran Radiator
Radiator yang bocor mungkin mengeluarkan suara mendesis, menetes, atau menyemprotkan cairan pendingin. Anda mungkin harus memeriksa radiator dari semua sisi untuk menemukan sumber kebocoran. Berhati-hatilah saat melihat ke bawah kendaraan Anda, karena kebocoran radiator Anda mungkin menyemprotkan cairan radiator panas.
Untuk pengujian profesional, belilah penguji tekanan sistem pendingin. Penguji praktis ini dipasang pada radiator atau cerat tutup tekanan dan membuat segel. Pastikan untuk mengikuti instruksi yang menyertai penguji untuk memastikan sistem tanpa tekanan sebelum melepas tutup radiator. Setelah disegel, ia memompa tekanan 10 pon ke dalam sistem. Periksa apakah radiator Anda mampu menahan tekanan 10 pon. Jika tekanan turun, cari sumber kebocoran udara.
Jangan menggunakan tekanan lebih dari 10 atau 15 pon, jika tidak, Anda dapat merusak radiator dan menyebabkan lebih banyak kebocoran. Sistem pendingin Anda biasanya hanya berkekuatan 15 pon, jadi tekanan yang lebih besar dapat menimbulkan efek buruk.3. Tutup Kebocoran Radiator Anda
Ada beberapa cara umum untuk memperbaiki radiator Anda. Bergantung pada situasi yang Anda hadapi, Anda dapat menggunakan perbaikan darurat atau produk komersial. Menggunakan produk komersial, seperti Bar's Leaks, menawarkan segel yang lebih andal dan menghindari kerusakan tambahan pada kendaraan Anda, namun ada beberapa barang rumah tangga yang dapat Anda gunakan untuk memperbaiki radiator Anda sementara jika terjadi keadaan darurat.
Pertama, solusi mudah untuk sebagian besar kebocoran adalah penyegel kebocoran komersial. Walaupun sealant ini tidak seefektif solusi perbaikan profesional, sealant ini memberi Anda seal yang andal saat Anda pergi ke toko onderdil mobil atau mekanik setempat: Setelah mesin Anda dingin, tuangkan sealant Anda langsung ke sistem pendingin Anda Isi ulang radiator Anda dengan cairan pendingin dan air, lalu segel sistem Anda Jalankan mesin Anda selama kurang lebih 10 menit lalu diamkan semalaman Nyalakan kembali mesin Anda untuk melihat apakah sudah tersegel dengan benar. Solusi lain adalah dengan menggunakan epoksi radiator. Setelah Anda menemukan retakan yang terlihat, bersihkan area tersebut secara menyeluruh dengan pembersih rem dan berhati-hatilah agar tidak merusak apa pun di area sekitarnya. Setelah area tersebut benar-benar kering, kerjakan epoksi Anda menjadi dempul yang mudah dibentuk dan buat lapisan setebal setidaknya delapan inci. Biarkan semalaman dan hidupkan mesin Anda untuk menguji segelnya.