
Sama seperti bagian kendaraan lainnya, radiator Anda juga perlu diperiksa dan dirawat secara rutin. Berikut beberapa tips merawat radiator kendaraan Anda.
Berhati-hatilah saat memeriksa level cairan pendingin dan radiator! Harap diingat, Anda tidak boleh membuka tutup radiator atau tutup konektor selang pemanas saat mesin hidup, karena cairan pendingin yang panas dapat meletus dan menyebabkan luka bakar serta cedera lainnya. Saat memeriksa cairan pendingin, matikan mesin dan tunggu hingga dingin. Kemudian, buka tutupnya secara perlahan dan hati-hati dengan kain tebal.
Saat mengisi ulang level cairan pendingin selama musim dingin yang membekukan, sangat penting untuk menambahkan antibeku dan memastikan jumlahnya sesuai dengan rasio 5:5. Jika tidak, air dingin dapat membeku di dalam mesin. Selain itu, menambahkan antibeku dengan cairan pendingin dapat mencegah kisi-kisi radiator atau bagian terkait dari korosi.
Untuk mencegah partikel berbahaya atau erosi karat, pastikan untuk membersihkan radiator setidaknya setiap 30.000 km atau 12 bulan sekali (Disarankan untuk memeriksa manual pemilik).
Setiap kali Anda mengganti oli, disarankan juga untuk memeriksa selang radiator Anda untuk melihat apakah ada retakan atau kebocoran yang terlihat.
Terakhir, jika ada pekerjaan kelistrikan yang dilakukan pada kendaraan Anda saat memasang radiator atau pemanas, Anda harus memeriksa apakah ada arus yang menyimpang karena dapat menyebabkan korosi yang dapat menyebabkan kegagalan radiator.