
Keuntungan:
Meningkatkan kinerja mesin : Intercooler meningkatkan keluaran tenaga mesin dan penghematan bahan bakar dengan menurunkan suhu masuk, sehingga udara terbakar lebih baik. Penurunan suhu masuk juga dapat meningkatkan efisiensi penggembungan mesin, sehingga meningkatkan tenaga mesin.
Memperpanjang masa pakai mesin : Karena intercooler mengurangi suhu udara masuk, intercooler mengurangi panas dan penumpukan karbon yang dihasilkan di dalam mesin, membantu melindungi mesin dari kerusakan akibat suhu tinggi, sehingga memperpanjang masa pakainya.
Mengurangi emisi gas buang : Dengan meningkatkan efisiensi pembakaran, intercooler dapat menurunkan emisi gas buang dengan mengurangi gas berbahaya seperti karbon monoksida dan nitrogen oksida dari bahan bakar yang terbakar tidak sempurna.
Peningkatan pengalaman berkendara : Intercooler dapat meningkatkan performa akselerasi dan stabilitas kendaraan pada kecepatan tinggi, membuat berkendara lebih mulus dan nyaman.
Beradaptasi dengan lingkungan berkendara dengan beban lebih tinggi : Untuk mobil balap atau kendaraan berat yang sering dikendarai dengan beban tinggi, intercooler dapat secara efektif menjaga mesin tetap stabil di lingkungan bersuhu tinggi.
Meningkatkan kemampuan beradaptasi ketinggian : Di ketinggian, intercooler dapat menggunakan kompresor dengan rasio tekanan lebih tinggi, sehingga meningkatkan keluaran tenaga mesin dan meningkatkan kemampuan beradaptasi mobil.
Meningkatkan pencocokan dan kemampuan beradaptasi supercharger : Intercooler mengoptimalkan pencocokan dan kemampuan beradaptasi supercharger, mencegah suhu berlebih memengaruhi kinerja supercharger.
Kekurangan:
Peningkatan biaya : Peningkatan intercooler memerlukan biaya yang lebih tinggi dan proses pemasangan yang lebih rumit 1.
Memakan lebih banyak ruang : Meningkatkan intercooler akan memakan lebih banyak ruang di dalam atau di luar mobil, sehingga memengaruhi tata letak dan estetika mobil 1.
Menambah bobot : Meningkatkan intercooler menambah bobot pada mobil, memengaruhi performa dan penghematan bahan bakar 1.
Dapat menyebabkan panas berlebih : Jika intercooler tidak dirancang dan dipasang dengan benar, dapat menyebabkan mesin menjadi terlalu panas, sehingga mempengaruhi pengoperasian normal mesin.
Penundaan turbin dan penurunan daya : Perkuatan intercooler secara membabi buta dapat mengakibatkan penundaan turbin dan kinerja daya yang tidak sebaik yang diharapkan, atau bahkan lebih buruk . Memilih model merek yang tidak sesuai untuk intercooling dapat menyebabkan masalah ini
Intercooler bekerja dengan mendinginkan udara panas bertekanan dan menurunkan suhu masuk, yang meningkatkan kepadatan udara dan volume masuk, yang pada gilirannya meningkatkan tenaga mesin. Khususnya, ketika udara bersirkulasi di dalam intercooler, panas diserap dan dibuang untuk mencapai pendinginan udara.
Keperluan memasang intercooler adalah untuk mengatasi dampak negatif peningkatan suhu udara setelah pemberian tekanan. Udara bertekanan yang tidak didinginkan yang masuk ke ruang bakar mudah menimbulkan ketukan dan gangguan lainnya, meningkatkan kandungan NOx pada gas buang mesin, dan menimbulkan pencemaran udara. Oleh karena itu, perlu dipasang intercooler.