
Intercooler udara-ke-udara adalah perangkat yang digunakan untuk mendinginkan udara yang dikompresi oleh turbocharger atau supercharger. Intercooler adalah bagian penting dari sistem induksi paksa, karena membantu mengurangi suhu masuk mesin, yang pada gilirannya membantu meningkatkan tenaga dan efisiensi. Ada dua jenis utama intercooler udara-ke-udara: pemasangan di depan dan pemasangan di atas. Intercooler yang dipasang di depan biasanya lebih luas dan efektif dibandingkan intercooler yang dipasang di atas, namun pemasangannya mungkin lebih sulit. Intercooler yang dipasang di atas lebih mudah dipasang, namun mungkin tidak seefektif mendinginkan udara.
Intercooler udara-ke-udara bekerja dengan mengalirkan udara bertekanan dari turbocharger atau supercharger melalui serangkaian sirip atau kumparan. Sirip atau gulungan ini membantu menghilangkan panas dari udara, sehingga membantu mendinginkannya. Udara yang lebih dingin kemudian dialirkan ke mesin, yang dapat membantu meningkatkan tenaga dan efisiensi. Intercooler dapat dibuat dari berbagai bahan, namun aluminium sering digunakan karena ringan dan memiliki konduktivitas termal yang baik.
Jika Anda ingin menambahkan intercooler udara ke udara ke sistem induksi paksa, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Pertama, Anda perlu memastikan bahwa intercooler sesuai dengan ruang yang tersedia. Kedua, Anda harus memutuskan apakah Anda menginginkan intercooler yang dipasang di depan atau di atas. Terakhir, Anda perlu memilih bahan yang tahan lama dan efektif mendinginkan udara.
Keuntungan: Kesederhanaan Biaya lebih rendah Bobot lebih ringan Ini juga menjadikannya bentuk intercooling yang paling umum.
Kekurangan:Panjang intake lebih panjang karena harus mendekatkan intercooler ke bagian depan mobil. Variasi suhu lebih banyak dibandingkan udara ke air. Penempatan Penempatan terbaik untuk intercooler udara ke udara adalah di bagian depan kendaraan. “Pemasangan depan” dianggap sebagai penempatan yang paling efektif.
Jika tata letak mesin atau tipe kendaraan tidak memungkinkan penempatan “front-mount”, intercooler dapat dipasang di atas mesin atau bahkan di sampingnya. Penempatan ini sering kali memerlukan saluran atau sendok udara tambahan untuk mengarahkan udara langsung ke intercooler. Namun hal ini dianggap tidak praktis. Sebab, aliran udaranya tidak seefektif itu. Oleh karena itu, intercooler dapat mengalami rendaman panas dari mesin ketika aliran udara eksternal turun.