
Sistem pendingin, atau yang lebih dikenal dengan sebutan “radiator”, mungkin bukan elemen investasi yang paling menarik saat Anda memetakan tahapan pembuatan mobil Anda. Akibatnya, ketika Anda harus mencari radiator baru, Anda akan menemukan banyak pilihan yang sesuai dengan mobil Anda. Apakah radiator tembaga-kuningan empat inti dan radiator aluminium dua baris akan berfungsi dengan baik? Produk mana yang lebih cepat dingin, dan mengapa?
Radiator aluminium dan radiator tembaga keduanya sering digunakan pada mobil modern. Radiator biasanya terbuat dari salah satu bahan ini. Karena sifat fisiknya, keduanya digunakan tembaga dan aluminium. Setiap bahan mempunyai kelebihan dan kekurangan.
Apa itu Radiator Aluminium? Radiator aluminium merupakan penukar panas yang digunakan untuk memindahkan energi panas dari satu media ke media lain untuk keperluan pemanasan. Aluminium adalah elemen yang bagus untuk digunakan pada konstruksi radiator karena merupakan konduktor panas yang baik. Karena konduktivitas panas aluminium yang sangat baik, radiator yang terbuat dari aluminium mencapai suhu yang diinginkan lebih cepat dibandingkan radiator yang terbuat dari bahan lain. Apa itu Radiator Tembaga? Radiator tembaga, sesuai dengan namanya, terbuat dari tembaga. Satu-satunya bahan yang digunakan untuk membuat radiator pada zaman dahulu adalah tembaga. Tembaga memiliki konduktivitas panas yang lebih baik; oleh karena itu digunakan di masa-masa sebelumnya. Logam yang ideal untuk radiator truk selalu terbuat dari tembaga. Ini sempurna untuk penggunaan ini karena konduktivitas termalnya yang luar biasa, ketahanan terhadap korosi, dan kekuatannya. Jadi Apa Bedanya? Perbedaan utama antara kedua jenis radiator ini sebagian besar disebabkan oleh bahan yang digunakan, ukuran tabung, dan jenis sirip.
Tembaga bukan satu-satunya bahan yang ditemukan di radiator; itu sering dikombinasikan dengan logam dan paduan lain seperti kuningan dan timah. Sebaliknya, tabung dan sirip radiator tembaga yang lebih sempit sebagian besar terbuat dari tembaga. Radiator aluminium, sebaliknya, memiliki pipa yang lebih lebar dan biasanya dikombinasikan dengan paduan baja.
Namun, kedua jenis ini berbeda secara signifikan dalam hal konduktivitas panas, kemampuan pendinginan, daya tahan, berat, dan sebagainya. Lanjutkan membaca untuk mengetahui lebih lanjut.
Karena tembaga memiliki kekuatan yang lebih kecil dibandingkan aluminium sebagai logam, tabung harus dibuat tipis agar radiator tetap dingin. Karena aluminium memiliki kekuatan yang lebih besar, tabungnya dapat dibuat lebih lebar sehingga menghasilkan efek pendinginan yang lebih baik. Tabung lebar memungkinkan kontak langsung antara sirip dan tabung, sehingga pembuangan panas lebih cepat.
Namun, baik tembaga maupun aluminium memiliki kelebihan. Konduktivitas panas tembaga jauh lebih unggul dibandingkan aluminium. Radiator tembaga juga lebih mudah diperbaiki. Aluminium, sebaliknya, jauh lebih ringan dan kuat dibandingkan tembaga. Mereka yang lebih mementingkan penampilan lebih memilih aluminium yang bisa dipoles hingga hasil akhir seperti cermin.
Tembaga Kuningan: - Menggunakan Lebih Banyak Baris dan Tabung Kemampuan perpindahan panas dasar lebih tinggi Berat lebih berat Penggunaan solder timbal/timah menghasilkan inti logam tercampur. Solder mengurangi kemampuan perpindahan panas. Aluminium:- Kemampuan perpindahan panas dasar lebih rendah Ringan Menggunakan baris dan tabung yang lebih sedikit Diproduksi melalui proses mematri Perpindahan panas seragam karena semua inti aluminium Keputusan: Aluminium adalah logam tahan lama yang tahan korosi karena lapisan tipis aluminium oksida, dan dapat tahan terhadap penanganan berat karena lebih mudah dibentuk dan elastis dibandingkan baja. Selain itu, logam tersebut memiliki massa yang sangat rendah dibandingkan volumenya; kepadatannya 2,5 kali lebih kecil dari baja, membuat pemasangan jauh lebih mudah bagi Anda atau pemasang Anda dibandingkan bahan alternatif.
Aluminium jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan baja; tidak hanya membutuhkan lebih sedikit energi untuk memproduksi bahan bakunya, tetapi juga membutuhkan lebih sedikit energi dan air untuk memanaskan radiator. Seperti disebutkan sebelumnya, ini lebih baik bagi Anda dan lingkungan karena Anda dapat menghemat uang tagihan Anda. Aluminium juga 100% dapat didaur ulang dan sering kali dibuat dari bahan daur ulang, sehingga lebih ramah lingkungan dalam jangka panjang.